TUHAN , MANUSIA, BENCANA DAN KEMATIAN
TUHAN , MANUSIA,
BENCANA DAN KEMATIAN
Becana alam dan
kematian tidak luput dari kehidupan manusia. Terlebih lagi setiap makhluk hidup
pasti mati dan kematian adalah hukum yang adil dan tak terelakan.
Namun terkadang
banyak orang salah mengira bencana alam dan kematian adalah hukuman atas cobaan
Tuhan kepada manusia. Padahal yang kita tahu hanyalah bahwa Allah itu Maha
Kuasa dan Maha Baik. Lalu kenapa terjadi bencana alam ? dan kenapa ada kematian
?
Dijelaskan di
dalam alkitab Tuhan tidak pernah mencobai manusia “Apabila seorang dicobai,
janganlah ia berkata : “pencobaan ini datang dari Allah!” sebab Allah tidak
dapat dicobai oleh yang jahat, dan ia sendiri tidak mencobai siapapun” (yak 1:13.
Sesungguhnya tidak semua bencana alam adalah hukuman dari Tuhan. Sama halnya Allah
mengijinkan orang jahat melakukan kejahatan dan Allah juga mengijinkan bumi
memperlihatkan konsekuensi dari dosa terhadap ciptaan.
Apakah Allah
memberi bencana sebagai hukuman atas dosa ? ya, dilihatnya bahwa kejahatan
manusia besar dibumi dan kencenderungan hatinya selalu berbuah kejahatan maka
menyesalah Tuhan bahwa ia telah menjadikan manusia di bumi, maka berfirmanlah
Ia, aku akan menghapuskn manusia yang telah kuciptakan itu dari muka bumi (kej
6:5-7). Apakah Allah dapat mencegah bencana alam ? tentu saja bahkan di alkitab
dijelaskan.Tuhan memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum bencana terjadi (kej 6:17, 2 petrus 2:5-6, mat 24:39) dan
Tuhan juga memberikan perlindungan kepada manusia (kej 7:23). Seperti riwayat
Nuh sebelum terjadi bencana Tuhan telah memperingatkan Nuh dan keluarganya. Tuhan
juga menyelamatkan mereka dengan memerintahkan Nuh untuk membuat sebuah
bahtera.
Lalu apa
alasannya ? dijelaskan di alkitab (kej 6:12-13) Tuhan memutuskan untuk
mengakhiri kehidupan segala makhluk, sebab bumi telah rusak dan penuh dengan
kekerasan.Tapi Tuhan juga memberikan buah baik dari tragedi yang menyedihkan,
tuhan mengingatkan kembali manusia dari segala dosa besar yang telah mereka
perbuat, manusia saling mengintropeksi diri, dan bertobat, saling membantu
saudara yang kesusahan, banyak orang yang berbagi kekayaannya, mengingkatkan
bahwa harta hanya bersifat sementara. Jalan Tuhan jauh dari pemikiran manusia,
dari peristiwa tersebut terbukti bahwa Tuhan itu sungguh maha baik. Ia tidak
akan membiarkan hal buruk selalu menimpa manusia, dibalik hukumannya selalu ada
kasihnya bagi manusia. Untuk selalu membawa manusia kejalan yang benar.
Lalu kenapa ada
kematian ? kematian terjadi karena dosa didalam alkitab manusia pertama kali
mendengar kematian “janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari kau
memakannya, pastilah kau akan mati” (kej
2:16-17). Walaupun sudah diperingatkan manusia tetap jatuh kedalam dosa. Adam
meneruskan dosa kepada semua keturunannya, alkitab mengatakan “dosa masuk ke
dalam dunia melalui satu orang dan kematian, melalui dosa, demikianlahkematian
menyebar kepada semua orang karena mereka telah berbuat dosa’’ (roma 5:12).
Namun Tuhan kita
adalah Tuhan yang maha kuasa dan maha baik semua terjadi menurut perkataannya.Tuhan
menunjukkan kasih dan kuasanya dengan mengirim putranya ke dunia untuk
menghapus dan mengampuni dosa manusia.
Bahkan Yesus
rela mati di kayu salib bagi dosa-dosa kita (yoh 3:16). Dengan kematian Yesus
terbukalah kesempatan bagi kita untuk hidup abadi dan diberkahi Allah (1 petrus
3:18).
Mati tidak hanya
soal daging namun dalam alkitab sejak manusia pertama jatuh kedalam dosa,
hubungan Tuhan dengan manusia telah mati, namun karena kasih Allah lewat Yesus
kita dapat berdamai dengan Allah. Sehingga kematian kini bukanlah hal yang
menyedihkan dan menakutkan bila dipandang secara positif.
Bahkan dengan
kematian kita dapat segera bertemu kembali dengan Yesus Kristus, namun tetap
ingat bahwa Tuhan hanya mengampuni orang yang percaya dan mau bertobat.
Untuk menyingkap
hal tersebut hendaknya kita terus mengintropeksi diri, mau berubah menjadi
pribadi yanglebih baik lagi, maupercaya kepada Allah dan mau bertobat agar kita
dapat diampuni dari dosa dan diselamatkan dari kematian.
Kita sebagai
manusia hanya dapat berpasrah kepadanya, bencana alam maupun kematian jangan
hanya kita lihat dari sisi negatif, dari alkitab kita mengetahui bahwa Tuhan
tidak menghukum manusia karena ia jahat. Namun karena kasih cintanya pada
manusia.
Sekian renungan
dari saya, semoga dengan tulisan ini kita dapat lebih menikmati dan memaknai
hidup ini. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Amin
SUMBER : www.katolisitas.org, www.gotquestion.org
,www.alkitab.sabda.org
dan Alkitab
Selamat membaca , bila mau copy tolong cantumkan sumber, hargai penulis, jangan lupa tinggalkan jejak yaaa❤
Komentar
Posting Komentar